Cari cuan: Pokoknya investasi aja dulu
Mungkin teman-teman udah sering jumpa teman, sepupu, atau saudara yang sangat visioner dengan kebutuhan finansialnya. Dengan situasi serba digital saat ini, makin lama terasa makin banyak kesempatan yang terbuka untuk manusia. Mulai dari bisnis MLM, hingga aset digital yang bisa diperoleh dari game-online.
Semuanya itu, terutama di Indonesia, dimulai sekitar 4-5 tahun yang lalu. Di 2016, perkembangan teknologi elektronik meningkat pesat hingga berkali-kali lipat, Merk hp blackberry yang kala itu berada di puncak kejayaannya, jatuh gitu aja. Bahkan, masyarakat sama sekali tidak melirik hp tersebut untuk dimasukkan ke dalam wish-list saat menerima gaji di akhir bulan. Fitur bertukaran pesan BBM, bertransformasi 180 derajat ke aplikasi whatsapp.
Gak bisa dipungkiri, pasang surut kehidupan memang bukan sekadar omong kosong. Akan tetapi, merek hp blackberry tidak akan pernah mendapatkan puncak kejayaannya kembali jika ia tidak mau mengikuti perkembangan yang ada. Mungkin ingin ditambahkan fitur 5G, atau touchscreen yang dilengkapi dengan AI. Tidak ada yang tau akan hal itu. Kita tunggu aja beberapa tahun ke depan.
Belum habis perang fitur camera antara masing-masing developer, sekarang muncul fitur 5G yang diunggulkan setiap hp keluaran terbaru saat ini. Gua sendiri gak akan terlalu excited sih.
Alasannya begini.
Dalam beberapa tahun ke depan, apakah mungkin standard hp bakalan naik menjadi 4G? artinya fitur 3G bakal ditinggalin begitu aja.
Siapa yang berani menjamin bahwasanya fitur 5G dapat membantu setiap kalangan masyarakat dalam mencapai kepuasan menggunakan internet?
Bukanlah sesuatu yang aneh jika dalam beberapa tahun ke depan, fitur 5G bukan merupakan sesuatu yang "sangat privilege" seperti sekarang ini. Contohnya jika saat ini kita bermain game online, jaringan yang kita gunakan akan terpusat pada jaringan 4G tentunya. Akan tetapi, dengan lahirnya fitur 5G, adakah yang dapat memastikan bahwa kita mendapatkan koneksi yang sangat sangat stabil saat bermain game dengan fitur 5G? Tentu standar jaringan yang digunakan akan berbeda juga kan?
Jadi, jika saat ini dominasi masyarakat menggunakan fitur 3G dan 4G, dalam beberapa tahun ke depan, hp dengan jaringan 3G kemungkinan besar tidak akan ada lagi. Semuanya akan beralih ke 4G atau 5G. Benar bukan?
Kita coba kembali ke topik awal.
Uang digital yang saat ini beredar di masyarakat, lahir dengan esensinya masing-masing, disesuaikan dengan kebutuhan. Bisa berbentuk voucher, koin, kupon, saham, atau beragam jenis investasi lain. Bahkan, sistem donasi yang dulunya difokuskan pada teknik konvensional, saat ini murni dengan cara digital. Tentunya, didominasi oleh sisi positifnya itu sendiri, seperti lebih mudah dijangkau, jaringannya lebih luas, dan lain sebagainya.
Akan tetapi, secara gak sadar, banyak dari kita yang semakin lama semakin melenceng dari tujuan yang udah dirancang di awal. Dengan segala rasa haus akan uang, tentu kita akan sulit merasa puas. Gejolak untuk selalu mendapatkan lebih banyak seakan terus memberontak dalam diri setiap kita.
Sebenarnya, saat ini kita sedang berada di fase yang sama. Gak tau apa penyebabnya, yang jelas, hasrat ini berasal dari dalam diri kita masing-masing. Sebenarnya, gak semua orang punya pemikiran yang sama. Akan tetapi, melihat kondisi lingkungan yang semakin lama semakin tidak bersahabat, itu berarti masyarakat kita sedang didominasi oleh keinginan memperoleh profit sebanyak-banyaknya dalam durasi waktu yang sesingkat-singkatnya.
Bahkan, salah satu badan survei mengatakan bahwa masyarakat Indonesia cenderung memilih aset investasi dalam jangka pendek ketimbang jangka panjang yang memerlukan waktu di atas 5 tahun.
Sebenarnya, arti investasi itu apa sih?
Masyarakat ingin berinvestasi atau pengen dapat duit sesuai dengan ekspektasi mereka atau gimana sih? rada bingung..
Meskipun saat ini sudah banyak aplikasi investasi yang dilengkapi dengan kecanggihan seperti manajemen resiko, tetapi definisi dari investasi tersebut juga tidak bisa dihilangkan begitu aja kan..
Belum lagi game roulette yang saat ini banyak diminati oleh banyak kalangan muda hingga orang tua. Dengan adanya aset game yang dapat diperjualbelikan, tentu akan semakin banyak orang yang penasaran akan hal tersebut. Ditambah lagi dengan harga setiap kelipatannya yang tidak terlalu murah dan juga tidak terlalu mahal.
"hanya untuk ngisi waktu luang.."
"sambilan waktu weekend"
"lumayan uangnya bisa ditabung.."
Dengan setiap fokus yang dicurahkan, waktu, effort, hingga pikiran yang harus bekerja untuk memanfaatkan "waktu luang" tadi, gua merasa bahwa ini bukan hal yang worth it untuk berinvestasi di masa depan. Ya dengan kemudahan itu, kita memang bisa mendapatkan uang. Akan tetapi, siapa yang berani menjamin bahwasanya game tersebut akan bertahan dalam waktu yang cukup lama? Lain dari itu, waktu yang sebenarnya bisa kita alokasikan untuk hal-hal yang berwujud seperti investasi, termasuk membaca, belajar hal baru, dll, malah kita buang untuk hal-hal yang belum bisa kita jamin eksistensinya.
Saat ini merupakan saat yang tepat bagi kita untuk berinvestasi dengan diri sendiri. Dalam 5-10 tahun ke depan, tentu standard kehidupan masyarakat tidak akan sama dengan kondisi sekarang. Jika di tahun 2015 kita sangat excited dengan hp blackberry, di tahun 2021 hp tersebut seperti hilang dari peradaban begitu aja. Bisa jadi di tahun 2030 kelak, masyarakat akan menganggap bahwasanya iphone 12 menjadi hal yang lumrah di masyarakat.
Banyak hal yang bisa membawa diri kita lebih dalam lagi menuju hal-hal yang lebih produktif, salah satunya dengan membaca. Sebenarnya gua juga masih seorang pemula yang terkadang masih harus memaksakan diri untuk menyempatkan waktu 30 menit untuk membaca. Akan tetapi, semakin kesini, gua sadar bahwasanya investasi tidak serta merta berbentuk uang, investasi juga dapat berfokus pada peningkatan kualitas diri dalam mempersiapkan masa mendatang.
Tidak ada yang tau, kapan dan dimana, ilmu itu bakal berguna. Jika sudah ada dalam diri kita, tentu saja kita tidak akan ragu untuk menyelam ke dalamnya. Bahkan, sesekali kita akan memberanikan diri untuk keluar dari bidang ilmu yang ktia geluti sebelumnya.
Belajar sesuatu yang baru juga bisa digolongkan sebagai bentuk investasi. Jika saat ini kita seorang mahasiswa, tidak ada yang menjamin bahwasanya pekerjaan kita di masa depan akan sejalur dengan bidang ilmu yang saat ini kita pelajari. Oleh karena itu, belajar tidak akan pernah merugikan seseorang.
Perlu digarisbawahi dahulu, bahwasanya gua disini hanya memberikan pandangan pribadi, bukan sebuah rekomendasi ataupun bersifat paksaan. Memang menjadi seorang yang generalis adalah hal yang tabu bagi sebagian orang. Akan tetapi, penting bagi kita untuk bisa menyesuaikan iklim/arus dimanapun kita berada. Tentu dalam hal ini kita dituntut untuk beradaptasi sebaik mungkin dengan suasana yang sedang terjadi.
Terima kasih buat teman-teman yang sudah berkunjung ke artikel ini.
Sampai jumpa di blog berikutnya.


Tidak ada komentar